Proses Pembangunan Rumah Prefabrikasi | Lebih Cepat Selesai


Setelah pada postingan sebelumnya kami telah membahas Apa itu Rumah Prefabrikasi, Keunggulan Rumah Prefabrikasi, dan Material, Syarat dan Ketentuan Rumah Prefabrikasi

Kali ini kami akan berbagi mengenai Prose sPembangunan Rumah Prefabrikasi. 

Mengingat Rumah Prefabrikasi belum begitu dikenal di Indonesia, kami berharap dengan adanya artikel ini, bisa sedikit membantu teman-teman pembaca ruang-sipil

Mari kita simak ulasannya di bawah ini. 

Proses Pembangunan Rumah Prefabrikasi - Mengingat rumah prefabrikasi terdiri dari elemen-elemen yang dapat langsung diaplikasikan pada site bangunan, maka peran konsultan arsitek adalah membuat desain modul yang akan diaplikasikan. 

Yang perlu menjadi perhatian adalah kekuatan fungsi dan keindahan rumah sehingga fungsi kenyamanan serta estetika hunian tetap terjaga.


Proses Pembangunan Rumah Prefabrikasi
Proses Pembangunan Rumah Prefabrikasi. (sumber: nhalapghepnhanh.vn)
Pembangunan dimulai dengan peletakan pondasi dan leveling lantai, kemudian dilanjutkan dengan pemasangan rangka dinding, partisi, atap, dan penutup atap (bila rumah hanya satu lantai), atau ditambah pembuatan dak, pemasangan tangga, dan railing balkon untuk bangunan dua lantai. 

Seperti panel lain, bahan dak seperti beton pracetak dibuat di pabrik.

Bahan bangunan rumah prefabrikasi seperti beton pracetak, gipsum, fiber semen, dan papan partikel umumnya didominasi logam dan bahan anti rayap. 

Untuk material tersebut umumnya produsen atau supplier rumah memproduksi sendiri bahan yang dibutuhkan dan atau bekerjasama dengan produsen lain. 

Untuk di Indonesia sebagai contoh Asosiasi Panel Indonesia (API) menyediakan mulai dari rangka, dinding, partisi, sampai penutup atap. 

Sementara untuk dinding dan partisi lainnya dipasok dari perusahaan lain. 

Contoh lainnya, salah satu produsen rumah prefab di Jakarta yakni PT Panca Harapan (PH) bekerja sama dengan dengan Kalsiboard, Harflex, Fersa, Onduline dan lain-lain memasok bahan dinding, plafon, dan atap. 

Diantaranya kusen, pintu, dan jendela dengan bahan baja di-powder coating (dilapisi) galvanis anti karat. 

Bahan bakunya dari Krakatau Steel dengan ketebalan 0,5 mm. Lazimnya, perusahaan menjual semua kebutuhan rumah prefabrikasi dalam satu paket. 

Konsumen tinggal memilih sesuai budget dan selera. Setiap paket memiliki kelebihan dan kekurangan. 

Melansir dari sebuah majalah housing estate dijelaskan bahwa karena menggunakan panel sandwich, jalur mekanikal elektrikal pada rumah prefabrikasi API tidak dapat ditanam di dalam dinding alias terekspos. 

Keuntungannya, jalur kabel mudah dipindah-pindahkan. Dinding styrofoam-nya kuat diganduli beban seperti wastafel. 

Sedangkan jalur plumbing sudah disediakan lubang-lubangnya. 

Tinggal dihubungkan satu sama lain hingga ke jalur pembuangan di kamar mandi, dapur, dan tempat mencuci. 

Kusen pintu, jendela, dan lain-lain dapat diselaraskan dengan rangka rumah atau sebaliknya. Kusen bisa dari logam, bisa dari

alumunium, PVC, atau kayu. Desain layout ruangan bisa ditentukan sendiri. Supaya murah, cepat dipasang, dan lebih tahan gempa, layout disarankan simple dan sederhana. 

Karena terbuat dari panel baja yang tidak bisa melepaskan udara panas atau dingin ke luar, rumah prefabrikasi perlu dilengkapi bukaan dan penghawaan (secara alami dan atau dibantu exhaust fan) yang banyak. 

Plafonnya sebaiknya cukup tinggi (minimal 3 m). 

Misalnya, rumah panggung sedikit lebih mahal dibanding rumah dengan lantai langsung di atas tanah. Sebaliknya, rumah deret yang dibangun dua-dua, empat-empat, dan seterusnya, lebih murah ketimbang rumah tunggal. 

Sedangkan rumah berlantai keramik lebih mahal dibanding yang lantainya hanya coran beton diaci. Begitu pula rumah dua lantai, lebih mahal dengan masa pengerjaan lebih lama, karena butuh perhitungan struktur yang lebih seksama, material lebih kuat, dan komponen tambahan seperti dak, tangga, dan railing. 

Namun, dibanding rumah beton konvensional, harga rumah prefabrikasi lebih murah dengan waktu pengerjaan lebih cepat. 

Struktur misalnya, baru diperlukan bila bentangnya lebih dari 6 meter.

Demikianlah pembahasan Proses Pembangunan Rumah Prefabrikasi. Semoga bermanfaat.

Bagi yang punya usulan mengenai materi postingan berikutnya silahkan tulis di komentar. Itu akan sangat membantu. Terima kasih.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Proses Pembangunan Rumah Prefabrikasi | Lebih Cepat Selesai"

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung.
Silahkan memberi Komentar, Kritik, dan Saran terkait postingan.
Jangan lupa dibagikan jika postingan ini bermanfaat.

Catatan:
1. Komentar dimoderasi dan tidak semuanya dipublikasi.
2. Komentar yang tidak relevan dan/atau terdapat link tidak akan dipublikasikan.
3. Centang kotak Notify me untuk mendapatkan notifikasi.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel