7 Elemen Utama Pada Bangunan Rumah Tinggal

Dengan memahami elemen yang ada pada bangunan rumah tinggal, maka diharapkan kamu bisa lebih tahu dalam merawat bangunan rumah tinggal yang kamu miliki atau hal ini menjadi penting jika kamu sedang merencanakan bangunan baru untuk rumah tinggal. 

7 Elemen ini biasanya selalu ada di setiap rumah tinggal. Jadi, dalam postingan ini kita akan belajar hal dasar dari konsep rumah tinggal.

Memahami Elemen Utama Bangunan Rumah
Mengetahui Elemen Utama Rumah Tinggal
Berikut ini akan dijelaskan secara sederhana mengenai elemen utama yang ada pada bangunan rumah tinggal dan dijelaskan mulai dari elemen paling atas urut sampai ke bagian elemen bawah.

1. Rangka atap

Rangka atap merupakan struktur yang berfungsi untuk menahan, menyangga, dan sebagi tempat untuk penutup atap.

Rangka atap dapat dibuat dari bahan kayu atau baja. Rangka dikenai beberapa beban seperti beban angin, beban air, beban hidup sementara dan berat sendiri. Rangka atap yang baik harus mampu menahan beban-beban tersebut. 

Rangka atap terdiri dari banyak bagian yang lebih detail seperti: kuda-kuda, gording, balok diatas dinding, balok pincang, nok, lisplang, reng, papan suri, hip, papan talang, ikatan angin dan usuk.

2. Plafon

Plafon adalah elemen yang membatasi antara rangka atap dan ruangan di bawahnya. Plafon berfungsi sebagai penahan, penyerap, dan pelindung panas yang dihasilkan dari luar melalui atap. 

Dengan adanya plafon sebagai bagian yang tertutup antar ketinggian di setiap ruangan maka panas yang ada akan lebih tertahan dan tidak langsung ke ruangan. 

Plafon biasanya terbuat dari bahan gipsup dan triplek kayu. Bentuk plafon banyak jenisnya tergantung desain yang disukai. 

Namun, utamanya jenis plafon yaitu plafon miring dan plafon datar. Plafon miring bentuknya menyesuaikan dengan bentuk atap diatasnya dan plafon datar, maka bentuknya datar seperti sejajar dengan lantai di bawahnya.

3. Kusen jendela dan pintu

Elemen ini sudah pasti ada pada setiap bangunan rumah tinggal. Jendela berfungsi untuk jalur masuk udara dan cahaya matahari ke setiap ruangan. Umumnya jendela terbuat dari bahan kayu dan kaca.

Untuk setiap ruangan ada baiknya memiliki jendela yang mengarah pada udara yang baru dan bisa cahaya matahari untuk masuk. 

pada bagian ruang tertentu yang tidak ada jendela bisa disiasati dengan menggantinya dengan sekat kaca atau jendela kaca agar cahaya bisa tetap masuk dan meminimalisir penggunaan lampu pada siang hari. 

Selain jendela, tentu rumah tinggal juga harus ada pintu. Pintu berfungsi untuk jalur masuk penghuni rumah yang membasi daerah luar dan dalam rumah serta pintu juga ada memberi batasan utuk setiap antar ruangan. 

Pemilihan pintu disesuaikan dengan fungsi ruangan dan jenis ruangan tersebut. ukuran pintu biasanya di mulai dari lebar (70-90 cm) dan tinggi (190-200 cm). 

Ukuran ini biasa di sesuaikan dengan kebutuhan. Untuk material/bahan pintu tergantung dari fungsinya. 

Misal, pintu ruangan utama biasanya dibuat dari bahan yang terbaik (kayu kualitas baik) dan pintu kamar mandi biasanya terbuat dari bahan yang anti air seperti plastik, logam, atau kayu yang tahan air.

4. Dinding

Dinding adalah elemen yang membatasi antar ruangan dan yang membatasi antar bagian luar dan dalam suatu bangunan rumah tinggal. Fungsi dinding terbagi menjadi dua yaitu sebagai dinding struktur atau dinding sekat ruangan. 

Dinding struktur tentu fungsinya menjadi elemen yang biasa menahan gaya atau beban yang bekerja pada dinding seperi beban dari atas atau gaya horizontal jika ada. Dinding yang berfungsi untuk sekat biasanya hanya untuk membatasi antar ruangan agar lebih privasi. 

Pemilihan bahan/material dinding sangat penting karena mempengaruhi kenyaman dan keindahan. 

Pilihlah bahan dinding yang tahan terhadap sinar panas matahari dari luar dan kedap terhadap air. Hal ini perlu diperhatikan saat pengerjaan awal bangunan dibangun. 

Kejadian kerusakan dinding adalah hal yang begitu umum terjadi pada bangunan rumah tinggal baru. Maka, dari itu perhatikan baik-baik hal ini sejak awal.

5. Kolom

Kolom adalah struktur utama pada bangunan yang menahan gaya-gaya yang bekerja pada bangunan baik dari atas atau dari samping dan kemudian meneruskan gaya atau beban tersebut ke struktur pondasi di paling bawah. 

Selain itu, kolom juga berfungsi untuk mengapit dinding agar semakin kuat. Kolom yang baik tentunya mempunyai ketahanan yang kokoh, tidak terpengaruh terhadap beban yang bekerja yang bisa mengakibatkan kolom jadi retak, bengkok dan sebagainya.

6. Lantai

Lantai adalah struktur pijakan dalam rumah yang membatasi antara tanah di bawahnya dan ruangan di atasnya. Lantai yang baik, maka tidak menyerap air yang ada di bawahnya. 

Lantai hendaknya dibuat rata dan lebih tinggi dari tanah di sekitar rumah. Fungsi ketinggian lantai untuk mencegah air yang masuk saat terjadi hujan atau banjir. 

Selain itu ketinggian lantai juga hendaknya dibuat dengan melalui pemadatan tanah pada saat pembangunan agar tanah di bawah lantai lebih kuat dan tidak turun yang bisa menyebabkan lantai menjadi turun dan kemudian retak.

7. Pondasi

Pondasi adalah struktur pijakan paling bawah yang ada pada bangunan sebelum pada akhirnya gaya-gaya atau beban yang bekerja pada bangunan diredam oleh tanah di bagian paling bawah. 

Pondasi haruslah dibuat kuat dan aman. Karena tanpa pondasi yang kuat dan aman, maka struktur di atasnya bisa terjadi masalah walaup struktur di atas tersebut sudah dikerjakan dengan baik. 

Umumnya pondasi diletakkan pada bagian tanah yang keras. 

Oleh karena itu, tanah keras untuk pondasi ini didapatkan melalui penggalian sampai kedalaman tertentu. 

Pada bangunan rumah tinggal biasanya hanya ada dua jenis pondasi yaitu pondasi pada tanah yang lunak dan pondasi tanah keras. 

Pondasi pada tanah lunak biasanya diberikan tambahan berupa besi-besi atau kayu pancang kecil untuk mengurangi penggalian kedalaman tanah yang lebih dalam sehingga menyebabkan tambahan biaya yang lebih banyak.

7 Elemen Utama Pada Bangunan Rumah Tinggal
7 Elemen Utama yang harus ada pada Rumah

Mungkin itu saja pembahasan sederhana mengenai 7 elemen utama yang harus diketahui pada bangunan rumah tinggal. 

Jika ada kekeliruan atau kekurangan, maka ada baiknya teman-teman semua bisa memperbaiki dan memberi komentarnya di bawah. 

Jangan lupa berbagi postingan ini ke yang lainnya dan semoga bermanfaat.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "7 Elemen Utama Pada Bangunan Rumah Tinggal"

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung.
Silahkan memberi Komentar, Kritik, dan Saran terkait postingan.
Jangan lupa dibagikan jika postingan ini bermanfaat.

Catatan:
1. Komentar dimoderasi dan tidak semuanya dipublikasi.
2. Komentar yang tidak relevan dan/atau terdapat link tidak akan dipublikasikan.
3. Centang kotak Notify me untuk mendapatkan notifikasi.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel