Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Lulusan Teknik Sipil Berkarir di Sektor Migas


Berikut ini ruang sipil bagikan pembahasan yang menarik mengenai bagaimana seseorang lulusan teknik sipil bisa berkarir di sektor Migas.

Bagaimana lulusan Teknik Sipil berkarir di sektor Migas, Energi dan Petrokimia sebagai EPC Kontraktor.


Salah satu karir pilihan sebagai lulusan teknik sipil dan paling bergengsi adalah bisa bekerja di sektor Migas dan sektor penunjang lainnya seperti Energi atau Petrokimia.

Tetapi banyak yang berpikir kalau sektor tersebut hanya butuh dari disiplin khusus saja.

Misal: Teknik perminyakan (untuk migas), Mesin/Elektro untuk energi atau teknik kimia untuk di petrokimia. Padahal sektor tersebut memiliki rangkaian bisnis kompleks tidak dari satu disiplin saja.

Sebagai contoh dalam industri migas rangkaian kegiatan dlm sektornya itu saja terbagi lagi menjadi:
Up-Stream, Mid-Stream, Down-Stream.

Lulusan Teknik Sipil Berkarir di Sektor Migas

Nah, gw bahas khusus di Mid-Stream dimana ada kegiatan konstruksi yang dikerjakan di teknik sipil dan masuk ke sektor ini.

Setiap kegiatan di sektor Migas/ Energi/Petrokimia pasti membutuhkan fasilitas dan infrastruktur untuk menunjang industri. Nah, disini teknik Sipil masuk bersama disiplin lainnya menawarkan jasa konstruksi Kilang Migas, Pembangkit Listrik atau Pabrik Petrokimia sbg EPC Kontraktor.

Apa sih EPC Kontraktor? EPC Kontraktor pengertian awamnya Perusahaan jasa konstruksi yang melakukan desain rancang (Engineering), penyediaan (Procurement) dan konstruksi (Construction) sekaligus untuk proyek yg sgt kompleks dan multi disiplin seperti Migas, Energi dan Petrokimia

Berbeda kalau d proyek gedung atau infrastruktur, dibagi antara perencana dengan kontraktor. Kan suka ada pertanyaan pilihan tuh "jadi Konsultan perencana apa Kontraktor ?" Coba deh pilihan ke-3 jadi EPC kontraktor, bisa ngerasain proses kerjaan kedua nya.

Di EPC Kontraktor itu terdiri dri multidisiplin , dari berbagai background teknik :
Kimia (Proses), Piping, Mesin , Elektro, Sipil, Instrumen.

Nah sebagai Teknik Sipil pada proyek EPC kita berkoordinasi dengan disiplin tersebut merancang fasilitas/struktur untuk mereka. Standar pekerjaan di proyek EPC sangat tinggi khususnya spesifikasi teknis dan tingkat safety dan jg ritme informasi sangat dinamis dalam bekerja.

Offshore Construction

Tugas teknik sipil proyek EPC dibagi beberapa tahapan:

1. Fase Engineering 
Disini kita melakukan analisa struktur baja/beton, jg desain pile - pondasi untuk mesin/vessel, jg kadang desain perkerasan jalan dan drainase . Jadi mata kuliah selama ngampus itu hampir semua kepake.

2.Fase Procurement
Kita mulai menyeleksi subkon atau vendor untuk pekerjaan konstruksi yg dilakuan.
(misal :vendor fabrikasi Baja, atau subkon pekerjaan pemancangan). Apa cukup kompeten secara administrasi dan teknis.

3. Fase Konstruksi
Nah selesai ngedesain kita akan dikirim ke site sbg Field engineer untuk mengawasi penuh proses konstruksi kita agar sesuai dgn apa yg kita desain. Kalo ada masalah/perubahan, saat itu juga kita analisa desain ulang dan mengambil keputusan segera.

Nah makanya karena itu di EPC kontraktor kompetensi kita dihargai tinggi dan banyak yang direkrut terlibat proyek diluar negeri sekalipun.

Lulusan teknik sipil di EPC itu bisa jadi sbg
  • Structure Engineer / Geotechnical Engineer dibawah civil departemen.
  • Project Schedule / Planner / Cost Control dsb dibawah Project Management.
  • HSE/Lifting Rigging Engineer / Construction Engineer dibawah Dept Konstruksi.
Nah, itu tadilah sedikit penjelasan tentang Bagaimana Lulusan Teknik Sipil yang ingin mempunyai Karir di Sektor Migas. Semoga bermanfaat.


Source: @/TriAditha

Posting Komentar untuk "Lulusan Teknik Sipil Berkarir di Sektor Migas"