Definisi dan Teori Kuat Geser Tanah

Pada bidang Teknik Sipil, khususnya di bidang Geoteknik sangatlah penting untuk mempelajari perilaku tanah seperti kuat geser tanah.

Ilmu kuat geser tanah perlu dipahami agar dalam desain pekerjaan konstruksi terkait tanah bisa lebih aman.

Kuat geser tanah biasanya menjadi pelajaran dasar dalam memahami perhitungan geoteknik lebih lanjut seperti Analisis Fondasi, Perkuatan Tanah, Lereng, Dinding Penahan Tanah dan lain-lainnya.

Silahkan disimak ulasan di bawah ini mengenai Pengertian dan Teori terkait Kuat Geser Tanah.

Pekerjaan Konstruksi Tanah
Soil Work. (sumber: besthomeinthesouth.com)

Definisi Kuat Geser Tanah

Kekuatan geser tanah merupakan perlawanan internal terhadap tanah tersebut persatuan luas terhadap keruntuhan atau pergeseran sepanjang bidang geser dalam tanah yang dimaksud (Das, B. M, 1985). 

Dalam buku yang lain juga telah disebutkan bahwa kekuatan geser tanah adalah kekuatan tanah dalam memikul beban-beban atau gaya yang dapat menyebabkan terjadinya kelongsoran, keruntuhan, gelincir dan pergeseran tanah.

Kuat geser tanah adalah gaya perlawanan yang dilakukan oleh butir-butir tanah terhadap desakan atau tarikan. Menggunakan dasar pengertian ini, bila tanah engalami pembebanan akan ditahan oleh.

Kohesi tanah yang bergantung pada jenis tanah dan kepadatannya, tetapi tidak tergantung dari tegangan normal yang bekerja pada bidang geser.

Gesekan antara butir-butir tanah yang besarnya berbanding lurus dengan tegangan normal pada bidang gesernya.

Teori Kuat Geser Tanah

Menurut teori Mohr (Mohr, 1910), kondisi keruntuhan suatu bahan terjadi akibat adanya kombinasi keadaan kritis dari tegangan normal dan tegangan geser. Hubungan fungsi antara tegangan normal dan tegangan geser pada bidang runtuhnya, dinyatakan dengan persamaan berikut ini:

τ = f (σ)

dimana:
  • τ = tegangan geser pada saat terjadinya keruntuhan atau kegagalan (kN/m2)
  • σ = tegangan normal pada bidang runtuh (kN/m2)


Kuat geser tanah adalah gaya perlawanan yang dilakukan oleh butir-butir tanah terhadap desakan atau tarikan (Hardiyatmo, 2002). Coulomb mendefinisikan f (σ) seperti pada persamaan berikut ini:

τ = c + σ tg ϕ

dimana:
  • τ = kuat geser tanah (kN/m2)
  • c = kohesi tanah
  • ϕ = sudut gesek dalam (o)
  • σ = tegangan normal pada bidang runtuh (kN/m2)
Itu tadi, informasi mengenai Kuat Geser Tanah yang bisa Ruang Sipil bagikan. Semoga bermanfaat untuk teman pembaca sekalian.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Definisi dan Teori Kuat Geser Tanah"

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung.
Silahkan memberi Komentar, Kritik, dan Saran terkait postingan.
Jangan lupa dibagikan jika postingan ini bermanfaat.

Catatan:
1. Komentar dimoderasi dan tidak semuanya dipublikasi.
2. Komentar yang tidak relevan dan/atau terdapat link tidak akan dipublikasikan.
3. Centang kotak Notify me untuk mendapatkan notifikasi.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel